Perjalanan menuju panggung nasional bidang Komik Digital FLS3N 2025 bukanlah hal yang mudah. Harus bersaing dengan 38 peserta yang terdiri dari 37 provinsi dan 1 peserta SILN, proses panjang harus dilalui mulai dari tingkat kabupaten, propinsi, hingga akhirnya melangkah ke tingkat nasional.
Para finalis diminta melanjutkan chapter kedua dari komik yang telah dibuat pada seleksi sebelumnya, dengan waktu pengerjaan selama enam hari dan minimal 12 halaman. Prosesnya pun sangat intens: presentasi karya di hari pertama, revisi dan pembuatan ulang pada hari kedua, proses finishing di hari ketiga, hingga akhirnya memasuki tahap penjurian di hari keempat.
“Momen menjadi juara nasional menjadi pengalaman tak terlupakan. Rasa bangga dan syukur mengalir begitu deras, disertai perasaan tidak percaya bisa mencapai titik yang begitu tinggi. Namun lebih dari gelar juara, pengalaman berharga dan teman-teman baru dari berbagai daerah menjadi hadiah yang paling berkesan. Dukungan dari lingkungan sekitar menambah kebahagiaan dalam setiap langkah perjalanan kompetisi ini.” Ucap gadis manis yang Bernama QUEEN BILQIS AURA YAHYA. Pemenang pertama FLS3N tingkat nasional yang sekarang duduk di kelas XII DKV 4 SMK Negeri 1 Jombang.
Kemenangan ini memberi pelajaran penting: jangan pernah takut mengambil kesempatan, sekecil apa pun itu. Keluar dari zona nyaman merupakan langkah yang wajib ditempuh untuk berkembang. Setiap peluang adalah pintu menuju pengalaman baru yang akan membentuk kualitas diri di masa depan. Teruslah berproses, jangan cepat puas pada satu karya saja, dan belajarlah konsisten dalam meningkatkan kualitas. Tidak ada kata terlambat untuk memulai.
Sebagai peserta yang baru pertama kali mengikuti ajang sebesar FLS2N, tantangan terbesar hadir dari rasa tidak percaya diri ketika bertemu peserta lain, ditambah sifat perfeksionis yang harus diimbangi dengan waktu pengerjaan yang sangat singkat. Menghadapi semua itu sambil menjalani kewajiban sebagai siswa kelas 12 serta praktik kerja lapangan membutuhkan manajemen waktu, mood, dan stamina yang sangat matang agar setiap panel komik tetap terjaga kualitasnya.
Suka Duka Mewakili Jawa Timur
Mewakili Jawa Timur membawa kebanggaan tersendiri. Pertemuan dengan peserta dari berbagai daerah, bertukar cerita dan pengalaman, serta dukungan penuh dari pemerintah daerah menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan. Namun perjuangan di tingkat nasional tentu menghadirkan tekanan tersendiri, mengingat harus bersaing dengan para juara terbaik dari seluruh Indonesia. Duka terbesar datang ketika harus berpisah dengan teman-teman satu daerah setelah penutupan FLS3N momen yang meninggalkan perasaan campur aduk.
“Tahun ini menjadi sejarah khusus bagi sekolah, karena untuk pertama kalinya mengirimkan peserta ke FLS2N dan langsung berhasil meraih gelar juara nasional. Sebuah kebanggaan tersendiri bagi sekolah yang merasakan langsung kerja keras, dedikasi, serta perjalanan panjang sang peserta. Harapannya, prestasi ini dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan pada tahun-tahun berikutnya, serta menjadi inspirasi bagi generasi DKV selanjutnya untuk terus berkarya dan berprestasi” Tutur Ibu Maria Skma Lidyana, S.Pd selaku guru pembimbing lomba Komik Digital.

Prestasi ini bukan hanya tentang memenangkan perlombaan, tetapi juga tentang perjalanan, proses, dan pertumbuhan diri. Sebuah bukti bahwa dengan usaha, keberanian, dan dukungan, mimpi dapat diukir menjadi kenyataan.




